Showing posts with label vlog blog. Show all posts
Showing posts with label vlog blog. Show all posts

Monday, September 4, 2017

Dasar Negara PANCASILA TAK BERGUNA - CELOTEH ANAK DESA



Seperti yang kita ketahui,
Dasar Negara Adalah pancasila
Yap !!
Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup berNegara di indonesia.
Namun apa kamu tahu dari setiap makna Sila-sila yang terkandung di dalamnya memiliki hal yang harus di jalankan dalam berNegara ???
Saya akan bahas.
Simak baik-baik...
1.) KETUHANAN YANG MAHA ESA
      Apa kalian paham dengan sila ini ??
Ya, sila ini bermakna dalam berNegara meski kita berbeda Agama namun kita tetap satu Jua. Satu jua maksudnya seperti ini:
   - Tak membedakan Agama lain
    - Tak mengucilkan Agama lain
  - Tak menganggap Agama sendiri paling suci di bandingkan Agama lain.
Namun apa yang terjadi pada akhir-akhir ini ??
Anda pasti tahu, saya tak akan jelaskan.
2.) KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
     Sila yang satu ini cukup kental dengan adat-adat bangsa indonesia yang selalu bergotong royong, demi terwujudnya rasa nasionalisme dan kebersamaan.
Namun ketika Sang pemimpin melakukan tindakan yang kurang enak terhadap rakyat yang ibaratnya sedang rajin-rajinnya membangun nasionalisme, malah dibuat heboh dengan sifat biadap dari sang pemimpin(koruptor, janji belaka,).
Dan pasti Anda bisa menyimpulkan hal ini.
3.) PERSATUAN INDONESIA
     Sila ketiga yang bertujuan untuk menyatukan setiap wilayah indonesia menjadi satu-persatuan. Namun, itu hanya sebuah kata-kata mutiara. Kata mutiara itu kini di kotori oleh pemimpin tak jelas.
Disini bersatu, disana tercerai...
4.) KERAKYATAN YANG DI PIMPIN OLEH HIKMAT,KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWATAN PERWAKILAN
        Apanya yang bijaksana ???
Ketika seorang pemimpin yang katanya bermartabat ternyata hanya berotak (sensor).
Yang katanya pandai melakukan musyawarah untuk mencari jalan untuk rakyat kecil, malah tidur saat berunding..
5.) KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.
       ADIL ???
Adil darimana ??
Adil hanya ada dalam masa-masanya SOEKARNO-HATTA .sekarang ??
Jangan tanya !!
Pemimpin berpesta, rakyat menderita.
Pemimpin hidup mewah, Rakyat Nangis Darah.
Apa itu yang namanya Adil ??!!
Ketika mereka yang berjuang malah dihancurkan.
Ketika mereka yang berjasa malah dilupakan.
Inti dari semua ini.
Adalah KITA RINDU AKAN SOSOK PEMIMPIN BIJAKSANA SEPERTI SOEKARNO-HATTA .
Apa yang akan di katakan para pejuang indonesia ketika mereka melihat Negri yang di perjuangkan secara mati-matian malah kini hancur berantakan...

Sunday, September 3, 2017

Gedung Tinggi Vs Gubuk Rakyat

Bagai panggung sandiwara.
Mungkin sepenggal kata ini bisa menggambarkan betapa menyedihkannya Negara kita, ibu pertiwi tercinta.

Dibalik gedung yang mewah dan megah.
Dibalik kendaraan yang mewah milik pejabat.
Dibalik rasa bangga para sang murka..

Tersisi Gubuk Rakyat jelata
Tersisi tangisan Rakyat jelata.
Yang mengharapkan perubahan dari pemerintah yang telah berjanji di bawah Kitab Suci untuk mensejahterakan Rakyatnya..

Namun,
Lagak Tong kosong berbunyi Nyaring.
Yang dipukul sama orang sinting..

Tak ada yang bisa rakyat nikmati.
Hanya habis sepah memang harus di buang...

Seperti tak punya tujuan.
Rasa sedih yang Rakyat alami saat ini
Ntah dimasa nanti.

Apa iya ???
Rakyat hanya di jadikan alat kemenangan kekuasaan. Setelah itu di tindas ???

Apa iya ???
Rakyat kecil tak boleh membrontak. Jika hidupnya dan jika sang murka tak sejalan dengan keinginan Rakyat..

Memang, sang murka memang yang selalu tahu tujuan.
Memang, sang murka memang yang berkuasa.
Namun jika kami sudah tak ingin lagi mendengarkan apa yang sang murka katakan, jangan salahkan Rakyat yang terkucilkan nanti akan pergi.

Gubuk tua ibarat sebagai tempat menunggu ajal kematian.
Menunggu dan mengharapkan dari sang Murka yang tak kunjung diberikan.

Gubuk tua yang menjadi saksi bisu kepada ibu pertiwi. Betapa sadisnya kehidupan di dalam Gubuk Tua.

Gedung megah ibarat istana sang murka jahanam.
Melihat dengan mata buta.
Berbicara dengan mulut bisu.
Berjalan dengan tubuh lumpuh

Gedung megah menjadi saksi untuk ibu pertiwi.
Betapa hebatnya penghuni didalamnya.
Betapa hebat kantong sang Murka.
Betapa hebat soal pembicaraannya.
Betapa sadis perlakuannya.