Showing posts with label politikus. Show all posts
Showing posts with label politikus. Show all posts

Sunday, September 3, 2017

Apa Itu Negara Yang Merdeka ???

Banyak dari kita yang selalu ngomong

MERDEKA !!!
MERDEKA !!!

namun hanya sedikit dari kita yang tahu Makna dari Negara yang Merdeka. Apa Anda tahu Maknanya ????

Syukurlah jika tahu...
Yang belum tahu ya sudah tak apa..😆😆

Yaa !!
Negara yang Merdeka,
"ialah Negara yang Rakyatnya sejahtera ".
Hasil alam kita nikmati bersama
Tak ada pejabat yang TerLaknat hanya karena memikirkan kepentingannya sendiri
Rakyat percaya dengan kebijakan pemerintah

Sekarang saya tanya,
Apakah Negaramu Sudah merdeka ???
Terlepas dari budidaya Negara Asing ???
Tak ada yang namanya koruptor ???

Kita mungkin hanya mampu melihat dan menjawab di dalam hati. Mereka yang tertindas dan mereka yang terusir di Negri sendiri, Karena kebijakan pemerintah yang tak sepadan dengan keinginan Rakyat.

Jangan Anggap yang lemah tak berguna.
Jika ada tujuan yang sudah benar-benar pasti, kami akan benar-benar melaksanakannya dengan Giat Hati.

Jangan anggap Rakyat tak punya tujuan.
Jika saja Sang murka memberikan sesuatu yang bisa kami kerjakan akan kami lakukan.

Namun apa daya, malah uang di korupsi...
Untuk membeli hal yang tak berguna...
Untuk membangun hal yang tak berguna....
Semua yang di beli adalah hal yang tak bisa dilakukan oleh sang Rakyat...

Sekian..
To Be Continued.....

Gedung Tinggi Vs Gubuk Rakyat

Bagai panggung sandiwara.
Mungkin sepenggal kata ini bisa menggambarkan betapa menyedihkannya Negara kita, ibu pertiwi tercinta.

Dibalik gedung yang mewah dan megah.
Dibalik kendaraan yang mewah milik pejabat.
Dibalik rasa bangga para sang murka..

Tersisi Gubuk Rakyat jelata
Tersisi tangisan Rakyat jelata.
Yang mengharapkan perubahan dari pemerintah yang telah berjanji di bawah Kitab Suci untuk mensejahterakan Rakyatnya..

Namun,
Lagak Tong kosong berbunyi Nyaring.
Yang dipukul sama orang sinting..

Tak ada yang bisa rakyat nikmati.
Hanya habis sepah memang harus di buang...

Seperti tak punya tujuan.
Rasa sedih yang Rakyat alami saat ini
Ntah dimasa nanti.

Apa iya ???
Rakyat hanya di jadikan alat kemenangan kekuasaan. Setelah itu di tindas ???

Apa iya ???
Rakyat kecil tak boleh membrontak. Jika hidupnya dan jika sang murka tak sejalan dengan keinginan Rakyat..

Memang, sang murka memang yang selalu tahu tujuan.
Memang, sang murka memang yang berkuasa.
Namun jika kami sudah tak ingin lagi mendengarkan apa yang sang murka katakan, jangan salahkan Rakyat yang terkucilkan nanti akan pergi.

Gubuk tua ibarat sebagai tempat menunggu ajal kematian.
Menunggu dan mengharapkan dari sang Murka yang tak kunjung diberikan.

Gubuk tua yang menjadi saksi bisu kepada ibu pertiwi. Betapa sadisnya kehidupan di dalam Gubuk Tua.

Gedung megah ibarat istana sang murka jahanam.
Melihat dengan mata buta.
Berbicara dengan mulut bisu.
Berjalan dengan tubuh lumpuh

Gedung megah menjadi saksi untuk ibu pertiwi.
Betapa hebatnya penghuni didalamnya.
Betapa hebat kantong sang Murka.
Betapa hebat soal pembicaraannya.
Betapa sadis perlakuannya.

SANG KORUPTOR NEGRI INDONESIA

SANG KORUPTOR.

Pernah coba untuk berfikir, apa yang di pikirkan sang koruptor dengan mengambil alih Uang Negara yang nantinya untuk Rakyat ??

Pernah juga terlintas di dalam fikiran dan perkataan, Apa memang benar Sang koruptor memang tidak punya Otak ??
Tidak punya Malu ???
Tidak Takut dosa ???

Entah apa yang akan terjadi jika Koruptor terus berkembang biak di Negri ibu Pertiwi.
Kemungkinan akan hancur ini Negara😁😁
Sungguh memilukan jika kita fikirkan..
Sungguh memalukan jika tak coba untuk di tutupi.

Namun semakin di tutupi malah semakin merajalela yang namanya koruptor.

Tanpa penjelasan dari sang Ahli bahasa, kita pun sudah pasti tahu Apa itu Korupsi dan Koruptor ....

Korup itu Uang/benda yang diambil secara banyak..
Si itu orangnya..
Jika kita gabungkan  akan menjadi kata yang mungkin bisa membuat Anda tertawa😁😁
Yaap Korupsi adalah
" UANG ATAU BENDA YANG DI AMBIL SECARA LEBIH OLEH ORANG YANG BERDASI " 😁😁

memang tak pernah kita sadari. Orang yang kita pilih dari hasil PEMILU secara lahir dan batin dan mungkin belum tentu kita kenal asal usulnya malah akhirnya memilukan hati..

Memang akhirnya kita merasa percuma di adakannya PEMILU jika yang di pilih akhirnya dianggap bersalah dengan pukulan PALU (di pengadilan).